Teori keunggulan komparatif dalam perdagangan tekstil antara Indonesia dan Thailand
DOI:
https://doi.org/10.55904/q6dapw21Keywords:
Indonesia , Keunggulan Komparatif , Perdagangan Internasional , Tekstil, ThailandAbstract
Perdagangan internasional merupakan aspek penting dalam perekonomian global yang memungkinkan distribusi sumber daya secara efisien antar negara. Pemahaman tentang dasar teoritis perdagangan internasional, khususnya teori Comparative Advantage, menjadi krusial untuk menjelaskan motif dan manfaat perdagangan antar negara. Penelitian ini bertujuan mengkaji evolusi teori perdagangan internasional dengan fokus pada teori Comparative Advantage yang dikemukakan oleh David Ricardo serta menganalisis relevansinya melalui studi kasus industri tekstil Indonesia-Thailand. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan data sekunder yang bersumber dari literatur akademik, laporan industri, dan publikasi resmi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka, sedangkan analisis data menggunakan analisis konseptual dan komparatif untuk membandingkan keunggulan komparatif kedua negara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Thailand memiliki keunggulan komparatif lebih kuat dibanding Indonesia dalam industri tekstil karena penguasaan bahan baku, teknologi modern, dan struktur industri terintegrasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keunggulan komparatif berdasarkan biaya peluang (opportunity cost) tetap menjadi prinsip fundamental yang relevan dalam menjelaskan dinamika perdagangan internasional kontemporer, meskipun telah mengalami berbagai penyempurnaan teori.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Histeria: Jurnal Ilmiah Sosial dan Humaniora

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.







.png?updatedAt=1704683575756)






