Obligasi hijau: tantangan dan peluang untuk pembangunan berkelanjutan di Indonesia
Main Article Content
Abstract
Pendanaan perubahan iklim di Indonesia menghadapi kesenjangan pembiayaan yang signifikan, di mana anggaran negara tidak mampu menanggung beban target Net Zero Emission secara mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ekosistem obligasi hijau (green bond) dan sukuk hijau sebagai instrumen pembiayaan alternatif, dengan fokus pada tantangan struktural dan peluang pasar. Menggunakan metode kualitatif melalui pendekatan studi kepustakaan dan sintesis data komparatif ASEAN, penelitian ini menemukan adanya paradoks kinerja pasar. Penerbitan instrumen negara (sovereign) tumbuh pesat didorong oleh legitimasi regulasi, namun pasar korporasi mengalami stagnasi akibat tingginya biaya transaksi dan asimetri informasi (agency costs). Temuan juga mengungkap besarnya potensi investor ritel domestik yang belum tergarap optimal. Kesimpulan penelitian ini menekankan bahwa regulasi yang ada saat ini masih bersifat administratif. Diperlukan reformasi kebijakan berupa insentif fiskal konkret dan subsidi biaya sertifikasi untuk mendorong partisipasi sektor swasta, sehingga tercipta ekosistem keuangan berkelanjutan yang inklusif dan tidak hanya bergantung pada inisiatif pemerintah.
Article Details
Section

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
How to Cite
References
Al Arif, N. R. (2015). Pengantar ekonomi syariah. Bandung: Pustaka Setia.
Anggraini, U., Wijaya, S., & Lathif, S. (2023). Tinjauan Kebijakan Pendanaan Perubahan Iklim Di Indonesia. Journal of Law, Administration, and Social Science, 3(1), 72–92. https://doi.org/10.54957/jolas.v3i1.411
Anggraini, Y. (2018). Peran Green Sukuk Dalam Memperkokoh Posisi Indonesia Di Pasar Keuangan Syariah Global. El Barka: Journal of Islamic Economics and Business, 1(2), 251–268. https://doi.org/10.21154/elbarka.v1i2.1453
Ayu, K. L. (2019). Peluang dan tantangan perkembangan Green Sukuk di Indonesia. Conference on Islamic Management, Accounting, and Economics (CIMAE) Proceeding, 2, 259–265.
Banga, J. (2019). The green bond market: a potential source of climate finance for developing countries. Journal of Sustainable Finance and Investment, 9(1), 17–32. https://doi.org/10.1080/20430795.2018.1498617
Cendekiawan, M., & Firmansyah, A. (2024). Pengembangan Green bonds Di Indonesia: Upaya Pemerintah Untuk Mewujudkan Keuangan Berkelanjutan. Journal of Law, Administration, and Social Science, 4(1), 87–100. https://doi.org/10.54957/jolas.v4i1.714
Flammer, C. (2021). Corporate green bonds. Journal of Financial Economics, 142(2), 499–516. https://doi.org/10.1016/j.jfineco.2021.01.010
Ha Tran, Q. (2021). The impact of green finance, economic growth and energy usage on CO 2 emission in Vietnam – a multivariate time series analysis. China Finance Review International, ahead-of-print. https://doi.org/10.1108/CFRI-03-2021-0049
Hadi, F., Endarto, B., & Gandryani, F. (2022). Aspek Hukum Green bond Sebagai Pembiayaan Energi Baru Terbarukan Di Indonesia (Legal Aspect On Green bond As Financing Source Of New Renewable Energy In Indonesia). Jurnal Rechts Vinding Media Pembinaan Hukum Nasional. https://doi.org/10.33331/rechtsvinding.v11i3.984
Hariyanto, E. (2015). Peluang penerbitan Green Sukuk. Kementerian Keuangan Republik Indonesia. https://www.kemenkeu.go.id
Kapoor, A., Teo, E.-Q., Azhgaliyeva, D., & Liu, Y. (2020). The Viability of Green bonds as a Financing Mechanism for Green Buildings in ASEAN.
Mutmainnah, S., & Romadhon, M. R. (2023). Pendayagunaan Green Sukuk dalam Menghadapi Perubahan Iklim di Indonesia. Jurnal Ekonomi Dan Bisnis Islam (JEBI), 3(1), 187–200. https://doi.org/10.56013/jebi.v3i1.2021
Partridge, C., & Medda, F. R. (2020). The evolution of pricing performance of green municipal bonds. Journal of Sustainable Finance and Investment, 10(1), 44–64. https://doi.org/10.1080/20430795.2019.1661187
Pratama, B. A., & Firmansyah, A. (2024). Pembiayaan Hijau: Akselerasi Pembangunan Berkelanjutan Demi Mencapai Net Zero Emission. Journal of Law, Administration, and Social Science, 4(1), 150–160. https://doi.org/10.54957/jolas.v4i1.743
Ridho Erianto, Mutthaqin, M. S., & Marliyah, M. (2024). Urgensi Green Sukuk Dalam Menjaga Keberlangsungan Lingkungan Hidup Di Indonesia. Jurnal Asy-Syarikah: Jurnal Lembaga Keuangan, Ekonomi Dan Bisnis Islam, 6(1), 27–38. https://doi.org/10.47435/asy-syarikah.v6i1.2394
Saputro, S. D. R. (2023). Tinjauan Sistematis: Green bonds di ASEAN dan Tantangan yang Dihadapi. In Proceeding National Conference Business, Management, and Accounting (NCBMA) , 6, 710–719.
Tolliver, C., Keeley, A. R., & Managi, S. (2020). Policy targets behind green bonds for renewable energy: Do climate commitments matter? Technological Forecasting and Social Change, 157. https://doi.org/10.1016/j.techfore.2020.120051
Volz, U. (2018). Fostering Green Finance for Asian. Development Bank Institute. ABDI Working Paper, 814, 1–30. https://www.adb.org/sites/default/files/publication/403926/adbi-wp814.pdf
Yunus, A., & Khadafi, M. (2024). Green Finance di Indonesia: Tinjauan Umum. Management Studies and Business Journal, 1(2), 7–13. https://doi.org/10.63462/xkr7nb80
Zahra Maulida, A., Normailati, N., & Purnomo, A. (2024). Green Sukuk Ritel Terhadap Pembangunan Berkelanjutan Di Indonesia. Al-Aflah, 2(2), 55–72. https://doi.org/10.23971/al-aflah.v2i2.6588
Zhou, X., & Cui, Y. (2019). Green bonds, corporate performance, and corporate social responsibility. Sustainability (Switzerland), 11(23). https://doi.org/10.3390/su11236881