Kajian konfrontasi antara gagasan keadilan dan kepastian hukum dalam filsafat hukum

Main Article Content

Zaini Cholis
Masrial Masrial
Eko Nur Sukma
Parningotan Malau

Abstract

Kajian ini membahas konfrontasi antara gagasan keadilan dan kepastian hukum dalam perspektif filsafat hukum serta relevansinya terhadap sistem hukum Indonesia yang berlandaskan Pancasila. Secara historis dan filosofis, keadilan dan kepastian hukum merupakan dua nilai fundamental yang kerap berada dalam hubungan dialektis. Penelitian ini menggunakan pendekatan normatif-filosofis dengan menelaah pemikiran Aristoteles, Hans Kelsen, dan Gustav Radbruch sebagai landasan teoritis, serta menganalisis putusan Mahkamah Konstitusi sebagai representasi praktik penegakan hukum di Indonesia. Hasil kajian menunjukkan bahwa sistem hukum Indonesia tidak menganut positivisme hukum secara ekstrem, melainkan berupaya menyeimbangkan kepastian hukum formal dengan keadilan substantif melalui penafsiran konstitusional yang berorientasi pada nilai-nilai Pancasila. Putusan Mahkamah Konstitusi memperlihatkan pola balancing of values antara legalitas formal dan keadilan sosial, yang menandai pergeseran menuju paradigma hukum progresif dan berpusat pada manusia. Dengan demikian, keadilan dan kepastian hukum bukanlah nilai yang saling meniadakan, melainkan harus dikelola secara harmonis untuk mewujudkan negara hukum Pancasila yang berkeadilan, bermartabat, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Article Details

Section

Articles

How to Cite

Kajian konfrontasi antara gagasan keadilan dan kepastian hukum dalam filsafat hukum. (2026). Cessie : Jurnal Ilmiah Hukum, 4(6). https://doi.org/10.55904/cessie.v4i6.2002

References

Aristotle. The Nicomachean Ethics. OUP Oxford, 2009, 2009.

Binawan, Al Andang L. “Empat Problematik Filosofis Hukum Dalam Dinamika Hubungan Keadilan Dan Kepastian.” Masalah-Masalah Hukum 51, no. 3 (2022): 314–24. https://doi.org/10.14710/mmh.51.3.2022.314-324.

Elviandri, Muhammad Amin, Demitha selvira Amellia, Ricky Indrawan Safutra, and Andi Wibowo. “The Dialectic Of Positivism And Substantive Justice: The Pancasila Rule Of Law Paradigm.” Judge: Jurnal Hukum 6, no. 4 (2025). https://doi.org/https://doi.org/10.54209/judge.v6i04.1777.

Febria, Thomas, Beatrix Benni, and Dendi Kurniawan. “Relevansi Asas Keadilan Dan Kepastian Hukum Dalam Pembagian Warisan Menurut Hukum Islam Dan Hukum Positif Indonesia.” Jurnal Legalitas 3, no. 2 (2025): 80–95. https://doi.org/10.58819/jle.v3i2.174.

Gladwin Wijaya, and Urbanisasi. “Keadilan Dan Kepastian Hukum Dalam Sistem Perpajakan Indonesia.” Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan 4, no. 2 (2025): 11915–21. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i2.3747.

Ilham, Muhammad. “Penemuan Hukum Berbasis Penalaran Hukum Dalam Mewujudkan Kepastian Dan Keadilan.” Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum 4, no. 1 (2026). https://doi.org/https://doi.org/10.61104/alz.v4i1.3441.

Kelsen, Hans. Pure Theory of Law. California Library Reprint Series Edition, 1978.

Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia. “Putusan Nomor 77/PPU-XII/2014 Demi Keadilan Berdasarkan Ketuhanan YME.” Developing Employability for Business, 2014.

Malau, Parningotan. Buku Ajar Filsafat Hukum. CV Cakra, 2023.

Quratuainniza, Happy Sturaya, Putri Nabila Sahwahita, Nirwasita Zada Paramesti, Esi Anindya Azzahra, and Irwan Triadi. “Keadilan Sebagai Basis Moral Hukum Analisis Filsafat Dan Relevansinya Bagi Sistem Hukum Indonesia.” ALADALAH: Jurnal Politik, Sosisal, Hukum Dan Humaniora 4, no. 1 (2026). https://doi.org/https://doi.org/10.59246/aladalah.v4i1.1695.

Radbruch, Gustav. Legal Philosophy. Harvard University Press, 1950, 1950.

Sekretariat Jenderal MPR RI. “Perundang-Undangan Undang-Undang DPemerintah Indonesia. ‘Perundang-Undangan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.’” Undang-Undang Nomor 23 (2020): 1. https://www.mpr.go.id/img/sosialisasi/file/1610334013_file_mpr.pdf.

Septiningsih, Ismawati. “The Relevance of Progressive Law in Legal Reasoning in Indonesia.” Nolan-Noblesse Oblige Law Journal 2, no. 1 (2025): 165–78.

Suhardi, Somomoeljono. “Legal Theory as the Foundation of Certainty, Justice, and Utility in the Indonesian Judicial System.” IJLRSA 3, no. 5 (2025). https://doi.org/https://doi.org/10.58818/ijlrsa.v3i5.248.

Tarnama, Eins Mitchelle, and Boedi Prasetyo. “Implications of Disparities in District Court and Supreme Court Decisions in Realizing Justice.” Indonesian Journal of Law and Economics Review 21, no. 1 (2026). https://doi.org/https://doi.org/10.21070/ijler.v21i1.1406.

Yusnani, Ida. “Arah Reformasi Peradilan Di Indonesia: Menimbang Antara Keadilan, Kepastian, Dan Kemanfaatan Hukum.” YUDHISTIRA : Jurnal Yurisprudensi, Hukum Dan Peradilan 1, no. 3 (2023): 75–82. https://doi.org/10.59966/yudhistira.v1i3.1689.